Perubahan 9 Payudara Ini akan Dialami oleh Ibu Hamil

Perubahan 9 Payudara Ini akan Dialami oleh Ibu Hamil – Saat hamil, bukan cuma perut yang akan mengalami perubahan dengan kian bertambah besar. Payudara bahkan mengalami hal yang sama. Semenjak permulaan kehamilan, keadaan hormon akan memengaruhi payudara sebagai persiapan menyusui. Keadaan ini akan amat berbeda dengan ketika sebelum kau hamil. Apa saja perubahannya? Jangan terkejut, ini 9 perubahan pada payudara yang akan kau natural ketika kau hamil.

Solusi mengencangkan payudara secara alami bisa Anda lakukan melalui cara-cara yang tradisional. Cara tradisional biasanya ditempuh dengan menggunakan ramuan alami, jamu-jamuan, pemijatan manual dengan tangan, sampai pemakaian obat pembesar payudara alami.

MANFAAT UTAMA :
– Mengencangkan dan membesarkan payudara alami dan terbaik karena telah teruji BPOM.
– Mengangkat dan mengencangkan kembali payudara dan punggung yang mengendur.
– Memantapkan kembali lagi bentuk payudara menjadikan lebih padat dan berisi.
– Memperbesar payudara yang mengalami pertumbuhan yang terhambat.
– Menjadikan payudara lebih seksi.
– Mencerahkan puting dan menghilangkan kedutan di sekitar payudara.
– Menjaga kepadatan payudara yang besar tanpa membesarkannya lagi
– Menegangkan dan menstabilkan posisi payudara.

Netto 100gr BPOM NA 18170103032

Chat Via Whatsapp : 08995000171 – 08563181630 (Fast Response)

1. Ukuran payudara semakin membesar

Dikutip dari Parents.com, saat hamil jumlah jaringan lemak dan aliran darah ke payudara akan meningkat. Tujuannya untuk membantu perkembangan kelenjar susu. Biasanya, saat usia kehamilan masuk 6 minggu, ukuran payudaramu akan naik satu nomor. Hal ini dikarenakan pasokan aliran darah dan jumlah jaringan lemak di payudara bertambah. Selain itu, meningkatnya hormon progesteron dan estrogen membuat cairan di payudara jugameningkat, sehingga payudara akan terlihat lebih bengkak.

2. Lebih sensitif dan mudah terasa sakit

Rasa sakit atau nyeri pada payudara sering menjadi tanda awal kehamilan. Rasa tidak nyaman ini disebabkan oleh pembentukan kelenjar susu yang sudah dimulai, perubahan hormon, dan meningkatkan jumlah lemak. Hal ini pun membuat  rasa nyeri dan pegal di payudara tidak bisa dihindari saat hamil. Kondisi payudara yang nyeri ini terjadi saat trimester pertama, setelah itu rasa sakit akan hilang dengan sendirinya.

3. Muncul stretch mark di payudara

Betul, stretch mark tidak hanya muncul di bokong, perut, atau paha kamu, tapi juga di payudara. Membesarnya payudara membuat kulit melebar, sehingga lapisan kulit menjadi pecah dan menipis. Kondisi ini menyebabkan timbulnya garis halus di permukaan kulit payudara. Stretch mark ini juga membuat kulit payudara terasa gatal, dan menggaruknya akan membuat garis halus ini makin terlihat. Kamu bisa mengurangi gatal dengan menggunakan pelembap setelah mandi atau menjelang tidur.

4. Pembuluh darah terlihat lebih jelas

Peningkatan aliran darah ke area payudara akan bertambah sebanyak 50 persen, sehingga membuat pembuluh darah terlihat lebih jelas. Akan tampak garis atau urat halus kebiruan di permukaan kulit dan sekilas tampak seperti jaring laba-laba. Bahkan, garis ini juga terlihat di sekitar dada di bawah leher.

5. Bagian areola semakin besar dan gelap

Hormon kehamilan tidak hanya meningkatkan aliran darah tapi juga produksi melanin, sehingga kulit menjadi lebih gelap. Selain di beberapa area lipatan, kulit yang menggelap ini juga terjadi pada areola. Selama hamil dan menyusui, areola akan melebar, menggelap, dan putingnya menjadi lebih bulat serta besar. Kondisi ini berfungsi untuk memudahkan bayi mencari puting ibunya saat proses inisiasi menyusui dini. Penglihatan bayi di saat itu belum jelas, sehingga bintik hitam di hadapannya akan memudahkan dia untuk menemukan payudara ibu.

6. Muncul bintik kecil yang menonjol di sekitar areola

Bintik kecil di sekitar areola memang sudah ada ketika sebelum kamu hamil, namun biasanya warnanya muda dan tipis. Begitu hamil, bintik ini akan lebih menonjol dan gelap, serta mengeluarkan pelembap. Bintik ini disebut kelenjar Montgomery yang berfungsi menjaga bagian areola tetap terlubrikasi, sehingga puting tidak cepat kering dan iritasi ketika menyusui.

7. Muncul rembesan ASI di payudara

Kondisi ASI yang merembes tidak hanya dialami ibu menyusui, tapi juga saat hamil. Ketika trimester dua dan tiga, akan muncul rembesan cairan berwarna kuning. Cairan ini disebut kolostrum atau kelenjar air susu yang dikeluarkan di masa kehamilan. Tenang, cairan ini tidak akan membuat bajumu basah. Beberapa ibu melihat cairan ini ketika sudah dekat perkiraan hari lahir. Hal ini terjadi karena kelenjar air susu sudah siap untuk menyusui bayi.

8. Lebih keras karena menjadi lebih berat

Perubahan bentuk payudara yang semakin besar tentu akan membuat berat payudara semakin berat. Selain bertambahnya aliran darah, alasan lainnya adalah kelenjar-kelenjar di payudara sudah semakin membesar dan mulai menampung cairan. Itulah mengapa sebaiknya mengapa sebaiknya saat hamil pilihlah bra yang nyaman dan menyangga dengan baik.

9. Munculnya benjolan dan mengalami kesemutan

Jika pada masa kehamilan muncul benjolan di payudara ternyata cukup wajar. Alasannya adalah karena kelenjar air susu yang sudah terbentuk dan terisi cairan. Jika disentuh, permukaan payudara terasa tidak rata seakan ada gunpalan-gumpalan di dalamnya. Tenang saja bu, hal ini akan hilang dengan sendirinya saat kamu sudah melahirkan dan mulai menyusui. Dan juga jika suatu saat kamu mengalami kesemutan, hal ini pun wajar dan tidak membahayakan.

Mengalami salah satu dari sembilan masalah payudara ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *